Tangan Kidal: Rahasia Penyebab dan Dampaknya pada Anak! Apa yang Terjadi Jika Mereka Dipaksa Menulis dengan Tangan Kanan? - Niswa Djupri

Breaking

Minggu, 31 Maret 2024

Tangan Kidal: Rahasia Penyebab dan Dampaknya pada Anak! Apa yang Terjadi Jika Mereka Dipaksa Menulis dengan Tangan Kanan?

Niswa Djupri - Punya Anak Kidal? Kenali Penyebab dan Efek Memaksa Anak Menulis Menggunakan Tangan Kanan!





Niswa Djupri
(Niswatul Ma'rifah, S.Kom., CHt)




Halo Sahabat Parenting yang Budiman,

Selamat datang kembali di blog Niswa Djupri! 

Setiap anak memiliki keunikan dan preferensi alamiahnya sendiri. Salah satu aspek yang sering kali menjadi perhatian orang tua adalah dominasi tangan, terutama jika anak tergolong kidal, menggunakan tangan kiri sebagai dominan. Dalam Islam, menjaga sunnah adalah penting, tetapi bagaimana jika anak kita bertangan kidal? 

Dalam mendidik anak kidal, dukunglah preferensi alaminya tanpa memaksa penggunaan tangan kanan. Sediakan alat tulis yang tepat, berikan dukungan ekstra, dan pastikan lingkungan sekolah memahami kebutuhan mereka. Ajari anak untuk menghargai identitasnya sesuai ajaran agama, bangun kepercayaan diri, serta tetap bimbing dan ingatkan sunnah menggunakan tangan kanan. 

Perlu diketahui bahwa sekitar 10% populasi global adalah kidal, menggunakan tangan kiri sebagai dominan. 

Penyebab pasti anak menjadi kidal belum sepenuhnya dipahami, tetapi beberapa faktor yang telah diidentifikasi sebagai mungkin berkontribusi meliputi:

  • Faktor Genetik: Kidalitas memiliki komponen genetik yang signifikan. Anak-anak yang memiliki orang tua atau saudara kandung kidal lebih mungkin untuk menjadi kidal juga.
  • Faktor Prenatal: Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa lingkungan prenatal, seperti paparan terhadap hormon tertentu selama perkembangan janin, mungkin berperan dalam menentukan kidalitas.
  • Faktor Lingkungan: Lingkungan tempat seorang anak dibesarkan juga dapat memengaruhi perkembangan kidalitas. Misalnya, anak-anak yang ditekan atau dipaksa untuk menggunakan tangan kanan meskipun alaminya kidal mungkin tidak menunjukkan preferensi kidal yang sebenarnya.
  • Faktor Neurologis: Beberapa penelitian telah menemukan perbedaan dalam struktur dan fungsi otak anak kidal dibandingkan dengan anak-anak yang tidak kidal. Ini menunjukkan bahwa ada aspek neurologis yang mungkin berkontribusi pada kidalitas.
  • Kombinasi Faktor: Sebagian besar kemungkinan, kidalitas disebabkan oleh kombinasi dari faktor genetik, lingkungan, dan neurologis.


Efek memaksa anak kidal menulis dengan tangan kanan


Memaksa anak yang kidal untuk menulis dengan tangan kanan bisa memiliki beberapa efek negatif, antara lain:
  • Frustrasi dan stres: Anak mungkin merasa frustrasi dan stres karena mereka dipaksa melakukan sesuatu yang tidak nyaman bagi mereka. Hal ini bisa mengganggu konsentrasi dan motivasi mereka dalam belajar.
  • Kurangnya kepercayaan diri: Memaksa anak untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan alaminya bisa membuat mereka merasa kurang percaya diri. Mereka mungkin merasa tidak mampu atau tidak dihargai karena tidak dapat menulis dengan tangan kanan.
  • Kesulitan belajar: Anak yang dipaksa menulis dengan tangan yang tidak dominan mungkin mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan tulis. Proses belajar menulis bisa menjadi lebih lambat dan lebih sulit bagi mereka.
  • Masalah psikologis: Memaksa anak untuk mengubah kebiasaan alamiah mereka bisa menyebabkan masalah psikologis, seperti kecemasan atau depresi. Hal ini dapat mempengaruhi kesejahteraan emosional mereka secara keseluruhan.
  • Gangguan perkembangan: Kebiasaan memaksa anak menulis dengan tangan yang tidak dominan dapat mengganggu perkembangan motorik halus mereka. Ini bisa mempengaruhi kemampuan mereka dalam berbagai aktivitas sehari-hari, tidak hanya dalam menulis.
  • Potensi penurunan prestasi akademik: Kesulitan dalam menulis dengan tangan yang tidak dominan dapat berdampak pada prestasi akademik anak. Mereka mungkin kesulitan menyelesaikan tugas tulis atau ujian dengan baik karena mereka tidak dapat mengekspresikan diri dengan baik melalui tulisan mereka.

Memahami dan mendukung anak kidal merupakan bagian penting dari peran orang tua. Dengan memperhatikan preferensi alamiah anak dan menghormati nilai-nilai Islam, kita dapat membantu mereka merasa diterima dan dihargai. Sebagai orang tua, mari kita jadikan pendekatan kita dalam mendidik anak kidal sebagai bentuk kasih sayang dan penghargaan terhadap keunikan mereka.

Jangan lupa untuk mengunjungi blog Niswa Djupri untuk artikel-artikel lainnya dan tetap terhubung dengan saya di media sosial. Saya juga ingin mendengar pengalaman Anda memiliki anak kidal! Bagikan cerita Anda atau jawaban Anda terhadap pertanyaan kami di kolom komentar di bawah ini.

Bagaimana pengalaman Anda memiliki anak kidal? Bagikan cerita Anda atau pandangan Anda tentang artikel ini di halaman media sosial Niswa Djupri!

Terima kasih telah membaca dan selamat bergabung. Jangan lupa untuk follow @md.niswa untuk pembaruan terbaru dan artikel-artikel bermanfaat lainnya.

#kidal #orangtuahebat #anakkidal #anakhebat #ayah #bunda #ibu